"Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua." (Adabul Mufrod no. 2, shahih)
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
رَغِمَ
أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا
رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ
أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ
"Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina." Ada yang
bertanya, "Siapa, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, ”(Sungguh hina)
seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah
satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk
surga." (HR. Muslim no. 2551)
Dan bila sudah banyak orang yang durhaka terhadap orangtuanya maka tanda-tanda kiamat semakin terlihat jelas, karena dalam hadispun disebutkan
... "Beritahukan kepadaku kapan terjadinya Kiamat." Nabi menjawab, "Yang
ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya." Dia pun bertanya
lagi, "Beritahukan kepadaku tentang tanda - tandanya!" Nabi menjawab, "Jika budak wanita telah melahirkan tuannya,
jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju
(miskin papa) serta penggembala kambing telah saling berlomba dalam
mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi." (HR Muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar